Minggu, 01 Januari 2012

Super Lutein (S Lutena) untuk Mengobati Penyakit Gagal Ginjal dan Kanker Payudara


Pada acara Road Show PT. Naturally Plus Indonesia di Hotel Horison Bekasi 16 Desember 2011, Pak H. Sugiyanto memberikan testimoni 2 kasus penyakit berat yang menimpa tetangganya.
Pertama penyakit gagal ginjal, dan kedua penyakit kanker payudara stadium akhir. Kedua penyakit tersebut telah teratasi dengan konsumsi Super Lutein (S Lutena). Berikut kesaksian beliau:
“Assalamu’alaikum wr.wb. Nama saya Yanto (Sugiyanto) dari Pamulang, saya mengenal Super Lutein (S Lutena) ini di bulan Oktober 2010.
Nah pada saat saya mengenal produk ini saya memang tidak ada riwayat penyakit, jadi tujuan saya adalah ingin orang lain yang mencoba dulu, itu pun orang lain yang mencoba bukan di sekitar rumah/lingkungan saya.
Jadi yang lain dulu sudah ramai pada testimoninya bagus baru ada tetangga.
Ada istri teman saya kena penyakit ginjal, pada saat baru kena penyakit ginjal saya tawari Lutein tidak mau katanya mahal.
Setelah seminggu kemudian akhirnya cuci darah, nah setelah cuci darah itu dicek semua di Laboratorium ternyatakreatinin ginjalnya 7 koma sekian, cuci darahnya satu minggu 2 kali.
Gulanya naik jadi 500. Gulanya itu tekanannya naik turun. Matanya sudah rabun.
Nah, subhanallah sareatnya (syari’atnya) dari Super Lutena, minum 1 botol mata sudah jelas. Terus biasanya setelah cuci darah itu suaminya harus mijitin (memijat) karena sakit semua badannya. Nah, sareatnya (syari’atnya) setelah minum Super Lutena 4 kapsul pagi dan 4 kapsul malam itu tidak perlu mijitin lagi suaminya. Pekerjaanya sudah berkurang.
Nah botol kedua itu di cek lagi 1 bulan, itu (kreatinin) ginjalnya 4,5 ukuranya. Pada botol kedua itu juga gulanya sudah normal dan yang terakhir botol ke 3 kretininnya tinggal 3.
Lalu saya tanya pada teman saya itu: “Pak, normalnya berapa sih?” Dia bilang, “pak sebentar lagi, 1½ normal.”
Testimoni satu lagi. Ini memang saya dapat bagian yang berat-berat …..
Seorang ibu yang menderita kanker payudara stadium akhir. (Ibu ini asli Yogya, tetapi tinggal di rumah anaknya yang tetangga saya di Pamulang).
Kanker payudaranya sudah dioperasi, sudah dibuang, tapi tumbuh lagi di ketiak. Ini besar sekali dan dipencet itu keras sekali. Dibawa ke rumah sakit harus dioperasi tapi karena sudah kapok dioperasi, akhirnya dibawa ke tabib, tetapi tidak bisa kempes tidak bisa pecah.
Akhirnya mantunya itu yang temen saya, membelikan Super Lutena 1 botol. Setelah habis 1 botol itu benjolan kankernya sudah empuk dan pecah. Sampai bajunya itu basah sama air nanah.
Selain kanker, ibu tersebut juga di telapak kaki ada benjolan asam urat. Jika disenggol sudah kesakitan sampai nangis-nangis. Tetapi sareatnya (syari’atnya) habis 1 botol itu asam uratnya kempes.”

S Lutena (Super Lutein) untuk Terapi Mata Plus: “Selamat tinggal kaca mata ….. “


Pada acara Share for Life (SFL) XLER8 di Kantor Naturally Plus Jakarta tanggal 18 Desember 2011, ada beberapa kesaksian menarik. Salah satunya dari Ibu Ririn yang jauh-jauh datang dari Surabaya. Berikut penuturan beliau:
“Saya Ririn, dari Surabaya. Saya mengetahui prodak ini dari internet.
Dari membaca-baca di internet tersebut saya merasa prodak ini sangat bagus, sangat luar biasa dan saya sangat tertarik.
Tetapi bagaimanapun karena ini dari internet, saya harus membuktikan sendiri bahwa prodak ini ada dan perusahaan ini ada karena itu saya punya niat untuk pergi ke Jakarta dan saya akan mengecek sendiri mendatangi sendiri kantornya, ada atau tidak.
Ternyata Selasa di minggu yang lalu saya berkesempatan untuk datang ke BNI ini. Saya tanya-tanya dan ketemulah kantor ini kemudian saya mendengarkan presentasi mengenai prodak ini lalu saya bergabung.
Malamnya saya langsung minum 3 kapsul kemudian besok pagi, siang, dan malam masing-masing 3 kapsul. Terus malam harinya pada hari kedua.
Saya sebelumnya pakai kaca mata tahun yang lalu saya +1 kemudian tahun ini meningkat karena saya kalau sudah di depan layar laptop (komputer) itu tidak tahu waktu jadi meningkat 1¼.
Setelah 2 hari saya mengkonsumsi S Lutena, setelah itu paginya saya kelupaan tidak pakai kaca mata, yang biasanya remang-remang tidak jelas begitu malam baru keingatan.
Lalu saya pakai kaca mata itu. Tetapi begitu saya pakai kaca mata sekitar 2 s/d 3 menit saya langsung pusing sekali dan perut mual-mual seperti pertama kali kalau kita mencocokkan, atau kalau pakai kaca mata penyesuaian. Kemudian langsung saya lepas kaca mata itu. Ya sudah selamat tinggal kaca mata ….. “.